Air Terjun Pengantin

PS:
Tidak lama lagi kita akan dapat menyimak ‘Pengantin Topeng’, sebuah slasher Indonesia terbaru dari Awi Suryadi (Claudia/Jasmine). Untuk “menyambutnya”, tidak salah jika menonton terlebih dahulu slasher lain buatan Rizal Mantovani. Menilik kata “pengantin” dan tema poster yang sama, apakah mereka juga memiliki kesamaan dalam kualitas?

Saya yakin pastilah sutradara dan para aktris di film ‘Air Terjun Pengantin’ mengalami sindroma eksibisionisme akut, karena sangat gandrung dalam ‘buka-bukaan’. Ah, itu mungkin para aktrisnya, ya? Kalau gitu sutradaranya pastilah mengalami patologi voyurisme stadium tiga, karena tergila-gila melihat tubuh molek nan mulus para aktris itu.

Cerita? Memangnya film ini ada ceritanya? Kalau pola basi seperti ” sekumpulan orang piknik ke suatu daerah dan kemudian dibunuhi satu-persatu oleh psikopat” adalah cerita, mungkin saja! Tapi apa nama film yang isinya berlama-lama menampilkan adegan-adegan perempuan-perempuan yang tidak genah berbusana atau bangun tidur seolah-solah dia berpose untuk pemotretan lingerie ?

Di klaim sebagai sebuah horor-thriller-slasher, saya justru bingung dimana unsur ketegangannya. Rizal Mantovani mengisi filmnya dengan skala nyaris nol untuk ketegangan. Yah, kalau kamera goyang- goyang dikira bisa menciptakan efek seram ketimbang pusing-pusing!

Karakter Tamara Bleszinksi sangat tidak komperehensif untuk plotnya sebagaimana plot film itu sendiri yang tipis dan kosong, dan dimainkan dengan kadar kelabilan berakting yang parah. Karakter-karakter lain sangat dungu dan diperankan dengan tak kalah tololnya. Kita bersorai gembira saat pembunuh tak berkharisma seperti ‘Jerangkong Mancung’ membunuhi mereka satu persatu. Sayang, Rizal Mantovani bukanlah orang yang inventif untuk menemukan cara mati yang lebih asik bagi mereka.

‘Air terjun Pengantin’ mungkin sebuah guilty pleasure yang lumayan….bikin ngaceng …..oooppssss *hehehehehe*. Tapi jangan kira ini adalah horor yang cerdas. Jauh panggang dari api!

Advertisements

10 thoughts on “Air Terjun Pengantin

  1. Kokoh says:

    haduh,ini nonton waktu lagi bete sama skripsi. aku dan ke7 temanku nonton dan bikin rusuh sebioskop. rusuh karena berulang kali meracau dan merutuki film ini. Endingnya emang OON Legendaris,ketika ditanya apa kesalahan mereka sampe dibunuh..dan jawabannya adalah :
    “karena kalian datang kemari”

    kami pun merasa kesalahan kami ber-8 adalah datang ke bioskop saat itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s