Film Review: Going To Pieces – The Rise and Fall of the Slasher Film (2006)

Going to Pieces: The Rise and Fall of the Slasher FilmSebagai sebuah sub-genre dari horror, slasher tampaknya akan dan selalu mempunyai fans fanatik yang kerap menghabiskan waktu mereka untuk menyimak berbagai jenis dan varian dari film-film seperti ini, meski sebenarnya jika kita tilik dari booming-nya di era 80-an, tampaknya tidak mempunyai perkembangan yang signifikan, baik dalam bentuk tema maupun formula. Slasher adalah bentuk dari film horror yang menggambarkan tentang pembantaian oleh seseorang yang biasanya mempunyai kecendrungan psikopat dengan cara-cara yang sadistis dan diluar akal sehat. Bagi sebagian orang, slasher tidak lebih dari sebuah “ketimpangan” dari selera rendah yang kejam. Namun, bagi para fansnya, film-film ini adalah sebuah bentuk hiburan yang menguji adrenalin dan juga nyali.

Tentu saja mempermasalahkan tentang perspektif hanya akan menjadi sebuah debat kusir yang panjang dan tak berkesudahan. Yang pasti kita tidak bisa menafikan jika kekerasan sebagai sebuah tontonan memang telah lama menjadi bagian dari kultur masyakarat yang ada di dunia. Sesuai dengan perkembangan zaman, ia kemudian mengambill bentuk transgresif, kritis juga normatif sebagai sebuah bentuk hiburan. Nah, slasher ini mungkin adalah bentuk mutakhir dari kekerasan sebagai tontonan-hiburan tadi.

‘Going To Pieces – The Rise and Fall of the Slasher Film’ adalah sebuah film dokumenter mencoba menggambarkan dan juga menganalisa perkembangan slasher dalam aspek historis sinema dunia. Terinspirasi dari buku non-fiksi karya Adam Rockoff yang berjudul “Going to Pieces The Rise and Fall of the Slasher Film, 1978–1986”, film ini menampilkan banyak nama tenar dan legendaris dari ranah horror slasher sebagai narasumber dan juga memberi opini mereka tentang sub-genre yang telah membesarkan nama mereka. Bayangkan, dimana lagi menemukan Wes Craven, John Carpenter, Sean S. Cunningham, Rob Zombie, Tom Savini, Betsy Palmer dan banyak lagi dalam satu judul film?

Film mempunyai referensi yang cukup luas sehingga analis  terhadap objek kajian film cukup mendalam dan impresif. Apalagi dengan dukungan informan yang tidak melulu berasal dari kalangan yang bergelut dalam industri slasher akan tetapi juga dengan pihak-pihak yang kontra terhadap jenis film seperti ini. Bagi mereka slasher tidak lain adalah film-film dalam semangat misoginis yang sangat membenci perempuan. Sayangnya, meski cukup berani mengambil paparan dari dua kubu yang berbeda, subjektifitas masih menjadi sudut pandang utama dari film ini, karena pihak kontra cenderung diposisikan sebagai antagonis yang tidak memahami aspek artistik dari film-film slasher.

Dan menurut saya, dengan membatasi ruang lingkup objek pengamatan pada film-film yang keluar para periode 80-an hingga 90-an sebagai gambaran jatuh-bangun-era-slasher, film menjadi sedikit bias dan menganaktirikan aspek historis asal-muasal lahirnya sub-genre ini. Meski judul yang digadang-gadangkan sebagai cikal-bakal dari subgenre slasher seperti ‘Twitch of the Dead Nerve‘ (1971) disebutkan disini, sayang hanya selintas saja. Film juga seolah mengindahkan fakta bahwa semenjak jaman industri gambar hidup baru berkembang, film-film dengan formula seperti ini bahkan telah banyak diproduksi.

Terlepas dari itu, ‘Going To Pieces – The Rise and Fall of the Slasher Film ‘ adalah sebuah fitur yang cukup memuaskan untuk diikuti. Meski kadar kekerasan dan juga gore  yang dicuplik dari film-film yang menjadi referensinya di dalamnya sedikit terlalu berlebihan, akan tetapi siapa yang tidak bersorak melihat penampilan sosok-sosok ikonik seperti Michael Myers, Jason Voorhees, Freddy Kruger bahkan Ghostface berada dalam satu film? Meski pada kenyataanya tidak terlalu komprehensif dalam menggambarkan perkembangan sub-genre slasher ini, akan tetapi sebagai sebuah referensi, bolehlah untuk menjadi acuan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s