Horor Dan Melankolia Dalam Connected, Sebuah MV Dari Keane

Sebuah video musik (atau kita sebut saja dengan MV) adalah salah satu sarana promosi bagi musisi untuk memperkenalkan materi di dalam albumnya. Umumnya memiliki konsep yang menampilkan sang artis menyanyikan lagu yang ingin dipromosikan dengan menyisipkan jalan cerita tertentu ke dalamnya agar terlihat lebih menarik. Narasi di dalam sebuah MV umumnya tidak utuh dan hanya berupa kilasan-kilasan adegan tanpa harus runut. Terkadang linear, namun lebih sering tidak. Kadang realistis, namun banyak juga yang sureal.

Meski begitu, cukup banyak juga MV yang mengadopsi konsep film pendek sebagai presentasinya. Ada bermacam-macam alasan mengapa sang musisi menginginkan MV berbentuk film pendek. Yang pasti, sebuah kenikmatan tersendiri bagi kita, penonton, untuk menyaksikan MV dalam konsep film pendek ini, karena tidak hanya menikmati alunan lagunya, tapi juga menyimak cerita yang ingin disampaikan olehnya.

Band pengusung alternatif rock dari Inggris, Keane, ternyata tak mau kalah dalam mengadopsi konsep tersebut pada MV untuk single ke tiga mereka dari album ke empat mereka, Starengeland, yang berjudul Connected. Keane pun tak mau tanggung-tanggung, karena mengajak duo Juan Antonio Bayona dan Sergio G. Sánchez, yang pernah sukses dengan film horor Spanyol yang berjudulThe Orphanage (2007).

Dengan hadirnya Bayona dan Sánchez yang berada di belakang layar, tampaknya Keane ingin menampilkan sesuatu yang berbau horor di dalam MV Connected ini. Setelah menyaksikan filmnya, ummm, I mean the MV, ternyata duo tersebut cukup sukses dalam melakukan tugasnya.

Tentu saja harus ada sesuatu yang membedakan konsep horor dalam MV ini. Oleh karenanya, Bayona dan Sánchez memutuskan untuk melakukan pendekatan ala film-film horor di era 70-an.  Hal tersebut tidak melulu terbatas pada unsur tematis, namun  juga mengadopsi tampilan film di era tersebut. Tidak hanya seting, kostum, komposisi adegan, atau musik latar, namun juga pemakaian gradasi warna yang cenderung sepia, sampai gambar yang sengaja di-scratch, untuk mempertebal kesan lawas tadi.

Untuk melengkapi estetika horornya, Bayona dan Sánchez pun mengambil segala hal klise yang sering ditampilkan dalam film-film horor di dekade tersebut. Rumah berhantu, slasher dan zombie merupakan subgenre yang dicomot arketipenya oleh Connected. Semua hal yang familiar tersebut sebenarnya membalut esensi utama dari kisah yang coba diungkapkannya, romansa.

Disconnected bercerita tentang sebuah rumah besar, seorang perempuan, seorang laki-laki, serta sesuatu di antara mereka yang kemudian mencuatkan pertanyaan tentang cinta yang pernah atau masih terjadi. Fokus pada narasi memang lebih ditujukan kepada karakter perempuannya (diperankan oleh Leticia Dolera, REC 3: Genesis (2012)). Sepanjang durasi kita akan melihat dirinya dalam berbagai situasi yang mencekam. Menjelang akhir, ketegangan semakin meningkat dan tabir kisahnya perlahan tersingkap.

Sconnes, demikian film pendek ini diberi judul.  Tanpa embel-embel video musik, maka ia tidak lebih dari sebuah horo klise lainnya. Akan tetapi dengan hadirnya lagu Disconnected yang mengalun sepanjang durasi, entah mengapa ada perasaan sentimentil tersendiri saat menyaksikan Sconnes. Terlepas dari unsur-unsur horornya, MV ini mengebulkan sensasi melankolia yang kental. Mungkin ini berkat akting versatile Leticia Dolare. Ia mampu menghadirkan perasaan yang berubah-ubah sesuai situasi yang tengah terjadi. Histerikal di satu sisi, dingin di sisi lain. Akan tetapi, ada sesuatu yang menyedihkan dari ia membawakan karakternya.

I know it sound too much.  It’s just a music video and the duration is extremely short for those complexities. Bagaimana mungkin ia  bisa tergambarkan dengan begitu dramatis? Disinilah mungkin letak kelebihan duo Bayona dan Sánchez. Meski hadir dalam bentuk MV, akan tetapi mereka dengan efektif menghadirkan kisahnya yang cukup padat dalam durasinya. Mulai dari perkenalan karakter, konflik, hingga klimaks layaknya sebuah film panjang.

Nuansa ketegangannya dapat. Atmosfir horornya seru. Romantisme yang kelamnya pun hadir dengan baik. Dengan demikian, jelas Connected merupakan salah satu MV dalam konsep film pendek yang sangat memuaskan.

See it for your self to believe it.

Advertisements