Blue Jasmine

Blue Jasmine

Setelah beberapa tahun terakhir berkeliling Eropa dalam film-filmnya, Woody Allen kembali ke Amerika. New York masih menjadi seting, meski hanya tampil di kilas balik hidup seorang sosialita Manhattan bernama Jasmine (Cate Blanchett), sentra karakter film ini.

Saat dirinya bangkrut, Jasmine mau tidak mau harus menetap di San Fransisco bersama adiknya, Ginger (Sally Hawkins). Tapi pailit bukan hanya satu-satunya masalah Jasmine, karena sepertinya ia juga mengalami gangguan secara mental akibat “penderitaan” yang menimpanya.

I can’t help but notice how Woody Allen’s directing is up-and-down lately. Setiap tahun ia merilis film, akan tetapi tidak semua luar biasa. Vicky Christina Barcelona (2008) and Midnight in Paris (2011) are superb while You Will Meet a Tall Dark Stranger (2010) and To Rome with Love (2012) are mediocre at best.

Dengan Blue Jasmine ia kembali ke gemilangannya. Jasmine bukanlah karakter yang gampang disukai. Yes, she’s quite a bitch. But we can sympathize with her. Thanks to Blanchett formidable act, of course. Definitely one of this year best.

Yang juga menjadi catatan adalah pendekatan Allen kepada materi filmnya. Trademark komedi yang witty ala dirinya masih tersampir, tapi entah mengapa kali ini Allen terasa lebih sinis. In a good thing. Dan pilihannya untuk tidak kompromistis untuk membalut filmya dengan “gula” juga patut dipuji.

Pendekatan Blue Jasmine rasanya bisa tepat juga untuk sebuah pertunjukan drama panggung dan mengingat kesamaannya dengan A Street Car Named Desire milik Tennessee Williams, hal itu menjadi sangat mungkin.

(4/5)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s