Everyday Is Like Sunday, Girls/Looking Recap

Last Sunday feels like Christmas to me. Dua serial favorit, yang hadir back-to-back, Girls dan Looking (keduanya dari HBO) mempersembahkan episode terbaik mereka untuk musim ini. At least for now. Yang uniknya, entah sengaja atau tidak, kedunya memakai konsep film pendek, jadi bisa dikatakan secara struktur cerita tidak mengikuti format serial pada umumnya. And here goes my two cent:

GIRLS: S03E07 – Beach House

Girls: Beach House
Konsep film pendek sebenarnya bukan hal yang aneh bagi Girls, karena musim lalu serial ini punya episode One Man’s Trash yang menampilkan bintang tamu Patrick Wilson.

Dalam Beach House, kita akan seperti menyaksikan sebuah mini film tentang empat sahabat yang menghabiskan akhir pekan mereka di sebuah rumah pantai. Ide Marnie (Allison Williams), mengundang sahabat-sahabatnya, Hannah (Lena Dunham), Jessa (Jemima Kirke) dan Shoshanna (Zosia Mamet) ternyata berkembang dari sekedar agenda kumpul bareng saat kenyataan membuat mereka melemparkan “uneg-uneg” yang selama ini mereka pendam.

Ditulis oleh Judd Apatow, Lena Dunham dan Jenni Konner dan disutradarai oleh Jesse Peretz, Beach House masih menampilkan antusiasme ala Girls dibalik segala kejenakaanya. Namun, proses rekonsialisasi yang berlangsung getir pun sulit dihindari, meski diakhiri dengan momen sunyi yang indah. Dan oh, kembalinya Elijah (Andrew Rannells) juga membuat episode ini terasa lebih “meriah”.

Memorable quotes:
Marnie, “We’re so disconnected now, I thought this would be a nice opportunity for us to have fun together and prove to everyone via Instagram that we can still have fun as a group.”

Shoshanna, “And sometimes I wonder if my social anxiety is holding me back from meeting the people who are right for me, instead of a bunch of whiny nothings for friends

LOOKING: S01E5 – Looking for the Future

Looking for the Future

Episode ini menandakan kembalinya Andrew Haigh duduk di bangku sutradara sekaligus penulis naskah. Dan tidak heran jika Looking for the Future kemudian mengingatkan akan Weekend karena kali ini serial memfokuskan pada perkembangan hubungan antara Patrick (Jonathan Groff) dengan Richie (Raúl Castillo).

Setelah dibuka dengan adegan the morning after yang manis, Patrick dan Richie kemudian memutuskan untuk menghabiskan hari mereka dengan mengunjungi beberapa tempat di San Fransisco dan membicarakan apa saja, tentang masa lalu, masa kini dan masa depan.

Setelah beberapa episode, akhirnya kita bisa mulai mengidentifikasi siapa Patrick sebenarnya, si Carrie Bradshaw atau Hannah Horvath versi gay ini. Dan betapa mereka memiliki banyak kesamaan memang agak mencurigakan, haha.

Sebagaimana Weekend, Looking for the Future pun mengemaskan kisah sederhananya dengan begitu memikat. Momen-momen trivial antara Patrick dan Richie ternyata berhasil membangun emosi yang lebih lekat, tidak hanya antara keduanya, akan tetapi juga kita sebagai penonton.

Episode ini ditutup dengan melantunnya Everyday Is Like Sunday milik Morrissey. Setelah menyaksikan Looking (dan Girls) Senin ini, I think I could handle if everyday is like Sunday.

Dan oh ya, episode minggu depan akan disutradarai oleh Joe Swanberg. That would be very interesting!

Memorable quotes:
Patrick, “(referring to bottoming) I’m not sure I like it. It feels kind of weird.”

Patrick, “(referring to his mother) She likes everything to be normal. Even if I were getting married to a guy, it would still make me just like everybody else.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s