Mariah Carey – Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse

Mariah Carey - Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse

Never judge an album by it’s cover..or tittle, mungkin berlaku untuk Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse, album ke-14 milik salah satu diva pop dunia, Mariah Carey. Sulit untuk menafikan perasaan konyol saat membaca judul album ini dan tidak heran kita membayangkan jika album ini merupakan upaya Mariah Carey untuk mengikuti trend pop kekinian yang diisi oleh akrobat bermusik yang sophisticated, canggih dan kompleks. Dan apa pula itu Elusive Chanteuse? Jangan kuatir, Carey akan menjelaskannya di track terakhir album.

Di saat ini skena pop biasanya selalu berbicara dalam konteks gimmick. Melodi dan notasi yang catchy saja tidak cukup. Dan apakah Carey juga ikut-ikutan trend yang sama? Lagi pula, di beberapa album sebelum ini ia juga terdengar berupaya keras untuk beradaptasi dengan apa yang tengah “in” di musik pop.

Ternyata tidak. Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse justru terdengar seperti gerakan back to basic. Setiap lagu yang terdapat dalam album ini adalah lagu-lagu pop RnB yang cenderung organis, down-to-earth dan senantiasa berupaya hanya mengandalkan vokal Carey yang ternyata masih sakti.

Indikasi itu sudah ditunjukkan dalam track pembuka, Cry., sebuah balada, yang memamerkan jangkauan vokal Carey yang luas. Balada sebagai pembuka album biasanya merupakan hal yang riskan, tapi Carey dapat melewatinya dengan mulus.

Mungkin album ini memiliki track seperti #beautiful yang, oh ya memiliki judul yang kekinian (baca: hashtag). Terakhir kali penyanyi yang memakai hashtag sebagau judul lagunya adalah will.i.am. Tapi kita tidak membicarakan itu di sini melainkan lagunya yang menghadirkan pop-RnB berbau soul yang seru dan adiktif. Tapi lagi-lagu Mimi sangat berbaik hati dengan memberikan porsi yang sangat besar untuk rekan duetnya. Tidak masalah juga arena #Beautiful adalah lagu yang bagus dan baik Mimi dan Miguel memainkan tugas masing-masing dengan baik.

Sebelumnya album ini diberi judul The Art of Letting Go, yang rasa-rasanya akan lebih terasa pas ketimbang yang dipakainya sekarang, mengingat album ini lebih banyak diisi oleh track-track balada ataupun pop mid-tempo, yang seperti disebut tadi, bertujuan agar Carey memamerkan vokalnya yang masih memesona.

Album didominasi oleh lagu-lagu pop RnB yang lebih organis dan mengingatkan akan kejayaanya di dekade 90-an. Ini dibuktikan dengan single paling baru dari album tersebut, You’re Mine (Eternal). Secara tematis dan juga corak lagu, agak mengingatkan akan We Belong Together. Tapi lagu ini tak kalah menawan, terutama dikarenakan Mariah Carey percaya kepada kekuatan vokalnya ketimbang mengandalkan gimmick.

Bahkan pada track yang terdengar konyol seperti Thirsty, Carey tetap mengadaptasi RnB dan Hip-hop ala 90-an tadi. Dan Me. I Am Mariah sangat kaya dengan track-track back to 90-s ini, sebut saja Make It Look Good yang sangat soulful, balada minimalis Camouflage atau nomor gospel yang menggugah One More Try.

Tapi tetap saja ada beberapa track yang merupakan upaya Carey untuk terdengar kekinian. Sebut saja Meteorite, sebuah nomor electro-funk yang danceable, meski rasanya Carey tidak begitu pas menyanyikannya. Ia kurang bisa membaur dengan ritme lagu yang seharusnya dinyanyikan dengan lebih chilling dan sensual, ketimbang lagi-lagi pamer vokal.

Dan album ini memang bukan tanpa masalah hit-and-miss. Selain Meteorite, album juga memiliki Supernatural, yang mungkin jawaban Carey akan lagu Blue milik Beyoncé. Sayangnya, jika Beyoncé menghadirkan vokal putrinya dengan pas dan tidak terasa mengganggu, maka Carey merasakan keharusan untuk meng-outdone dengan meng-overdone vokal anaknya ini, sehingga malah terasa mengganggu.

Tapi terlepas dari itu, Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse adalah album yang akan menyenangkan untuk disimak jika kita ingin terbuai oleh vokal Carey. Ia masih mampu menghadirkan lagu-lagu yang mengandalkan vokal powerful yang menggugah dan menghanyutkan. Tapi jika mengharapkan ia memberikan sentuhan baru yang inventif atau berani dalam musiknya, rasanya harapan itu bisa dibuang jauh-jauh.

(3/5)

Advertisements

One thought on “Mariah Carey – Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse

  1. close2mrtj says:

    hariiiisss… senengnya dirimu ngereview albumnya Mimi. 😀
    waah, aku justru ga kepengen kalo Mimi terlalu kekinian. tapi ga juga kalo terlalu ga ngikutin tren sih. sepertinya formula begini pas deh. paling engga buat aku. 😀
    jadi pengen cepet2 beliiii… seneng deh kalo Mimi akhirnya ada album lagi. udah ‘langganan’ soalnya beli albumnya, sejak… umm, 20 tahun lalu. hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s