Weezer – Everything Gonna Be Alright In The End

Weezer - Everything Gonna Be Alrite In The End

Jika harus menyebutkan band lawas, ummm, ok, coret itu, senior, yang kental dengan konsistensi, mungkin nama Weezer bisa disebutkan sebagai contoh. Band yang kini terdiri atas Rivers Cuomo, Patrick Wilson, Brian Bell dan Scott Shriner ini telah berkibar selama dua dekade lebih dan dengan 8 album dalam daftar diskografi, menunjukkan jika konsistensi tersebut yang menjaga eksistensi mereka. Lantas bagaimana dengan album ke-9 Weezer yang bertajuk Everything Will Be Alright in the End ini?

Everything Will Be Alright in the End menandakan reuni Weezer bersama produser Ric Ocasek yang sebelumnya telah membantu proses persalinan album debut mereka di tahun 1994 dan juga album hijau atauThe Green Album di tahun 2001. Oleh karenanya, bisalah kita meraba kemana arah atau gambaran warna yang dipoles oleh Everything Will Be Alright in the End ini.

Weezer mengembalikan semangat rock alternatif dalam Back to the Shack. Meski begitu bukan berarti semangat “jahil” ala Weezer hilang begitu saja. Masih kental mewarnai lagunya, lengkap dengan gaya bernyanyi slengean ala Rivers Cuomo. Tapi jika ditanyakan lagu yang paling mengingatkan akan Weezer, mungkin terdapat dalam track I’ve Had It Up to Here. Sentimen rock alternative bergaya malas-malasan ala Weezer begitu kuat menguar dari lagu ini sehingga mau tidak mau kita bisa menarik asumsi jika Weezer ingin para fans setianya terpuaskan.

Tapi secara umum album ini memang akan memuaskan fans setia mereka, yang mungkin sudah bertahun-tahun mengikuti perjalanan karir Weezer. Track-track seperti The British Are Coming yang sedikit memakai gaya Brit-rock untuk olokan atau Eulogy For A Rock Band yang mengandalkan sayatan riff gitar, atau Foolish Father, yang secara sederhana seperti versi edggy dari Buddy Holly, yang salah satu liriknya, “everything will be alright in the end“, dipakai menjadi judul album.

Berdasarkan track-track ini, bagi kita yang tidak terlalu konsisten dalam mengikuti perjalanan karir mereka, seolah-olah Weezer berjalan di tempat. Tidak ada yang baru yang ditawarkan oleh Weezer. Seolah-olah mereka senantiasa berada di ranah nyaman dan tidak keluar dari pakem yang telah mereka siapkan semenjak dua puluh tahun lalu. Tapi dengan sejarah karir yang cukup panjang, rasa-rasanya asumsi tersebut tidak adil, terutama bagi yang mencermati Weezer dari setiap album yang telah mereka rilis selama ini.

Weezer bukannya tidak berniat untuk tampil kekinian atau sedikit berbeda. Track Cleopatra yang folky mungkin bisa menjadi contoh, walau di ujung lagu tidak kehilangan warna Weezer itu sendiri sebagai esensi utama. Terutama Weezer ala 90-an. Duetnya bersama Bethany Cosentino dari kumpulan Best Coast dalam lagu bergaya surf-rock, Go Away, seru didengar.

Namun, dengan menilik lirik “I tried to give my best to you / But you plugged up your ears / And now I just can’t take no more / I’ve had it up to here,” yang terdapat dalam track I’ve had it up to here, tampaknya Weezer memang tidak ingin memenuhi ekspektasi siapa-siapa di album ini. Mereka mungkin hanya ingin memainkan lagu-lagu yang mereka sukai. Mungkin.

Bagaimanapun saat sebuah album dirilis ia masih butuh pengakuan dari pendengarnya. Oleh karenanya akan terdengar munafik jika Weezer mengerjakan Everything Will Be Alright in the End hanya untuk mereka sendiri dengan amunisi materi yang jelas bisa memenuhi selera awam, terlepas apakah dia bisa memuaskan atau tidak.

Apakah album ini memuaskan atau tidak adalah relatif, tergantung objektifitas pendengarnya. Secara umum ini album yang menyenangkan untuk disimak. Hanya saja, jika mengharapkan sesuatu yang inventif atau luar bisa menggugah dari Weezer, mungkin bisa membongkar-bongkar koleksi lama mereka saja. Tapi percayalah, mereka masih tergolong band yang percaya pada kekuatan melodi itu sendiri ketimbang gimmick hook dan sejenisnya.

(3.5/5)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s