Jessie Ware – Tough Love

Jessie Ware - Tough Love

Jessie Ware sukses meletakkan namanya di peta industri musik dengan album debutnya yang cemerlang, “Devotion” (2012).  Keberhasilan Ware tidak hanya disebabkan oleh vokalnya yang memiliki karakteristik tersendiri, namun juga pilihan lagunya, yang meski pop masih menjadi bahan utama, tapi juga dipadu-padan dengan berbagai subgenre lain, seperti soul, RnB dan juga electronica.

Dua tahun berselang, Ware kembali dengan album sophomore-nya, “Tough Love“. Jangan takut, bagi yang menginginkan Ware tetap berada dalam mode yang membesarkan namanya, karena album ini masih memiliki warna yang sama. Tapi, menarik untuk dicermati bagaimana Ware mengembangkan musikalitasnya sedemikian rupa dan tidak tertarik untuk berkubang di tanah yang sama.

“Tough Love” menandakan progresi Ware menuju tatanan yang lebih dewasa dengan produksi yang lebih rapi dan sohisticated, meski secara emosional Ware tetap mengusung sesuatu yang terdengar gelisah dan gelap.

Album dibuka dengan ‘Tough Love’, yang juga menjadi judul album. Dalam lagu ini Ware seolah-olah ingin mengajak pendengarnya larut dalam sebuah pop yang kental. Balada mid-tempo dengan sedikit pengaruh trip-hop, dan berujar soal filosofi cinta yang kuat. Kesan menghantui begitu kuat terpancar dan didukung pula oleh vokal Ware yang cenderung memakai falsetto.

Pop yang lebih awam dihadirkan Ware dalam ‘You & I (Forever)’, meski hentakan beat yang intens ala EDM agaknya membuat nuansa gelap Ware sedikit tergusur dan digantikan nuansa cerah, sesuai dengan aspek tematis lagunya. Pendekatan yang sejenis bisa ditemui juga dalam beberapa track lain seperti ‘Want Your Feeling’, atau ‘Keep On Lying’ dan ‘Cruel’ yang sedikit mengingatkan akan pop RnB 80-an.

Ware juga tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempersembahkan beberapa balada powerful, seperti ‘Pieces’ yang terdengar lebih tradisional ketimbang dari yang biasa kita dengar dari seorang Jessie Ware. Tapi mungkin highlight-nya ada pada ‘Say You Love Me’ yang sangat dahsyat dari segi emosional dan penjiwaan. Lagu yang merupakan kolaborasi Ware dengan Ed Sheeran ini terdengar begitu menggugah, terutama karena Ware menyanyikannya dengan penuh perasaan.

Meski track-track yang di atas cenderung beredar di skena pop yang lebih mainstream, Ware tetap menyediakan ruang untuk lagu-lagu ekletis miliknya. Maka simak saja lagu seperti ‘Sweetest Song’ yang berbau trip-hop atau ‘Kind Of…Sometimes…Maybe’ dimana Ware menjelmakan dirinya menjadi seorang diva soul meski latar electronica membuat lagunya terdengar lebih urban ketimbang lagu soul biasanya. Permainan vokal ciamik dipersembahkan Ware dalam ‘Champagne Kisses’ yang dihadirkan dalam semangat synth-pop/new wave yang meriah.

Mendengarkan “Tough Love’ kita tersadar jika Ware tampaknya ingin tampil dengan lebih “ringan” danless anthemic dibandingkan sebelumnya. Ini tercermati dalam lagu-lagunya yang cenderung diikat dengan hook serta tentunya jauh lebih easy listening. Hanya saja jangan harapkan easy listening/catchyala bubblegum pop dari seorang Jessie Ware.

Lagu-lagu dalam album ini mungkin mudah dicerna, tapi Ware tak terlupa dalam memberikan kedalaman dari segi lirik dan juga pilihan notasi yang cenderung menghindar dari formula pop biasa. Melodi-melodi yang meski manis, tapi tetap terdengar edgy dan quirky. Terkadang juga gloomy dan atmosferik.

“Tough Love” seakan menjadi penegasan Jessie Ware jika ia bukan seorang diva pop kebanyakan. Mungkin ia akan menghadirkan sesuatu yang gampang dicerna, tapi ia tidak akan menyerah begitu saja pada selera awam. Tetap ada idealisme tersendiri dalam musikalitasnya. Dan rasa-rasanya Ware adalah dari sedikit musisi yang kental dengan balutan musik mesin yang tetap terdengar berjiwa dan organis.

(4/5)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s