Basaan

Sebenarnya ‘Basaan’ tidak istimewa sekali. Usungan tema “berdamai dengan masa lalu yang berarti berdamai dengan diri sendiri” dan “menerima siapa kita sebenarnya”, sudah cukup sering dibahas di banyak film.

Namun begitu, film pendek berdurasi 15 menit ini ternyata cukup renyah untuk disimak. Film yang berkisah tentang kakak beradik John (Topper Fabregas) dan Gibby (Annika Gonzalez) yang kembali ke kampung halaman mereka berjalan dengan mengalir. Pemain-pemainnya pun berakting dengan baik dan meyakinkan.

Dan bagi yang sudah cukup sering menonton film Pinoy, terutama pink film (ahem), pasti tahu jika secara teknis umumnya memiliki kualitas yang mengkuatirkan. Terasa sangat mentah dan amatiran. Bahkan Brillante Mendoza saja di awal karirnya juga demikian.

Tidak dengan ‘Basaan’. Meski jelas memanfaatkan teknologi digital yang relatif murah, tapi sinematografinya cukup kaya, baik dari cakupan lanskap dan pemilihan shot-shotnya. Sinematis!

Gino Jose, sang sutradara, jelas sangat menjanjikan. Dalam ‘Basaan’ ia terlihat tidak ingin terjebak dalam melodrama atau sentimentalia belaka, tapi juga pemaknaan yang lebih subtil. Tidak selalu berhasil memang, tapi jelas menambah bobot filmnya.

(3.5/5)

Tonton filmnya di: viddsee.com/video/basaan/2kx5j

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s