Criterion: The Umbrellas of Cherbourg & The Young Girls of Rochefort

Pada masanya film musikal kerap menghiasi layar lebar. Sayang, pelan-pelan genre musikal mulai ditinggalkan untuk digantikan oleh film-film yang lebih “tradisional” gaya penceritaannya. Namun La La Land sukses mengembalikan “rasa cinta” akan sinema penuh warna dan ritme, di mana adegannya sebagian besar adalah orang-orang yang tiba-tiba bernyanyi atau menari di tengah percakapan atau situasi.

Banyak berita yang menyebutkan jika ada orang yang tiba-tiba ingin mendalami jazz, belajar tap dance, atau berdansa waltz seusai menyaksikan La La Land. Bukan tidak mungkin ada juga yang berharap terdengar musik di latar dan ia pun segera bernyanyi menyampaikan isi hati, sementara orang-orang di sekitarnya tiba-tiba menari dengan kompak.

Tidak harus seekstrim itu juga jika ingin memasuki kembali dunia film musikal, karena banyak sekali judul-judul klasik yang dunianya bisa kita selami berkali-kali. Kapanpun kita mau. Dan untuk itu tidak ada yang lebih tepat selain menyaksikannya melalui DVD atau Blu-ray.

Mungkin karena berbarengan dengan momentum La La Land, The Criterion Collection  mengumumkan akan merilis dua film Jacques Demy, The Umbrellas of Cherbourg (1964) dan The Young Girls of Rochefort (1967), dalam bentuk DVD dan Blu-ray sebagai salah dua rilisan edisi bulan April mendatang, sebagaimana yang diberitakan oleh The Film Stage.

Film-film ini merupakan beberapa judul yang menjadi referensi Damien Chazelle saat mengerjakan La La Land. Terutama mungkin untuk penggunaan warna-warna cerah,  sikap enerjik para muda-mudi yang menjadi karakternya, hingga pemilihan lagu-lagu atau musik latar melankolis dan megah.

Ini adalah kali pertama home video untuk The Umbrellas of Cherbourg dan The Young Girls of Rochefort dirilis Criterion secara mandiri, karena sebelumnya merupakan bagian dari boxset The Essential Jacques Demy .

The Umbrellas of Cherbourg

the-umbrellas-of-cherbourgThe Umbrellas of Cherbourg adalah bagian kedua dari trilogi romantis Demy, setelah Lola (1961).

Film dibintangi oleh pendatang baru (saat itu) bernama Catherine Deneuve, yang namanya sontak mengemuka berkat aksinya di film ini.

Deneuve berperan sebagai Geneviève, seorang remaja  berusia 16 tahun putri pemilik sebuah toko payung  yang jatuh cinta kepada seorang pemuda bernama Guy (Nino Castelnuovo). Nantinya kita bisa menyaksikan lika-liku percintaan mereka yang penuh haru biru.

The Umbrellas of Cherbourg merupakan salah satu film musikal yang cukup berani, mengingat setiap dialog benar-benar dinyanyikan, termasuk untuk percakapan yang remeh-temeh. Tapi karena memang pengarahan Demy yang menarik, filmnya tidak membosankan. Apalagi lagu-lagunya menyengkan untuk disimak.

Criterion akan merilis DVD/Blu-Ray The Umbrellas of Cherbourg pada tanggal 11 April 2017. Untuk mengetahui spesifikasi serta fitur yang ditawarkan, bisa dilihat di sini.

The Young Girls of Rochefort

the-young-girls-of-rochefort

Catherine Deneuve kembali terlibat sebagai pemeran utama. Kali ini ditemani oleh saudari kandungnya, Françoise Dorléac, di mana mereka juga berperan sebagai kakak-adik di filmnya.

Mereka berperan sebagai kembar benama Delphine (Deneuve) dan Solange (Dorléac) yang menginginkan untuk keluar dari Rochefort, kota kecil di mana mereka tinggal, dan menemukan cita dan cinta yang mereka dambakan.

Film menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Gene Kelly (Singin’ In The Rain) sebagai salah satu pemain pendukung.

The Young Girls of Rochefort adalah bagian ke tiga dari trilogi romantis Demy dan merupakan sebuah persembahan kepada optimisme Hollywood dari perfilman Prancis era 60-an.

Berbeda dengan The Umbrellas of Cherbourg, maka dalam The Young Girls of Rochefort Demy kembali ke gaya musikal yang lebih konvensional karena tetap menyertakan dialog di dalamnya.

Criterion akan merilis DVD/Blu-Ray The Young Girls of Rochefort juga pada tanggal 11 April 2017. Untuk mengetahui spesifikasi serta fitur yang ditawarkan, bisa dilihat di sini.

Advertisements