The Good Fight: S01E01- Inauguration

Saya selalu suka mengikuti drama dengan karakter utama pengacara atau berlatar pengadilan. Tapi serial yang benar-benar diikuti dengan penuh dedikasi adalah The Good Wife, yang dengan setia saya ikuti selama 7 tahun penayangannya. Oleh karena itu, bisa bayangkan betapa kecewanya saat CBS memutuskan untuk mengakhiri serial tersebut. Untungnya, ternyata ada sempalan  (atau sekuel) yang telah disiapkan, The Good Fight.

The Good Fight menghadirkan Diane Lockhart (Christine Baranski) sebagai sentra karakter, selain sosok yang baru hadir di musim terakhir The Good Wife, namun sukses mencuri perhatian, Lucca Quinn (Cush Jumbo). Plus ada karakter baru, pengacara muda miskin pengalaman, Maia Rindell (Rose Leslie, Downton Abbey, Game of Thrones).

Sebagaimana pilot The Good Wife, maka episode perdana, Inauguration, juga menghadirkan skandal. Adegan pembuka, yang memperlihatkan ekspresi tercengang Diane menonton inaugurasi Donald Trump sebagai presiden adalah metafora yang sempurna untuk menggambarkan awal serial.

Diane harus kehilangan hartanya setelah menjadi korban penggelapan uang. Padahal ia telah memutuskan untuk pensiun. Saat ia memutuskan untuk membatalkan rencana pensiun tadi dan kembali ke firmanya (yang namanya kini semakin panjang), tentu saja si culas David Lee (Zach Grenier) menganggap itu bukan ide yang baik. Saat berbagai firma hukum lain tak menerimanya, kejutan justru datang dari Adrian Boseman (Delroy Lindo), pemilik firma hukum Reddick, Boseman, & Kolstad yang memperkerjakan mayoritas pengacara berkulit hitam, termasuk Lucca, yang mengajak Diane bergabung bersamanya.

Skandal juga menimpa Maia, karena ayahnya, Henry (Paul Guilfoyle), adalah tertuduh untuk kasus penggelapan yang menggemparkan tersebut. Reputasinya hancur. Ia pun diburu-buru banyak orang yang ingin melampiaskan kemarahan atau rasa frustasi mereka. Syukurlah Diane kemudian mengajak Maia yang putus asa, karena menganggap karirnya sudah berakhir bahkan sebelum dimulai, untuk turut  bersamanya bergabung ke Reddick, Boseman, & Kolstad. Jika mengingatkan sesuatu, maka subplot Maia ini memang yang paling mendekati problema yang harus dialami Alicia Florrick di pilot The Good Wife.

Sebuah awal baru yang melegakan. Tidak hanya bagi Diane dan Maia, namun juga pada penggemar The Good Wife yang kini akan terkonversi pada The Good Fight. Secara tempo dan dinamika, serial kreasi Robert King, Michelle King dan Phil Alden Robinson ini tetap mempertahankan tempo dan dinamika pendahulunya, sehingga tidak terasa asing atau memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan ritmenya yang agak berbeda. Jika intensitas The Good Wife terasa melonjak-lonjak, maka The Good Fight relatif lebih tenang. Selebihnya memang tidak banyak perbedaan. Oh, kecuali sekarang karakter-karakternya bisa dengan bebas mengumpat kan “f-word“, karena tayang di layanan streaming CBS All Access.

Hadirnya wajah-wajah familiar serta beberapa kali referensi kepada Alicia cukup untuk mengisi kuota sentimentalia atas The Good Wife. Namun The Good Fight memiliki kepatutannya sendiri dan episode perdana ini sudah menegaskan itu.

Inauguration : ★★★★☆

Inauguration : ★★★★☆

Advertisements