Riverdale: S01E05 – Chapter Five: Heart of Darkness

Setelah neo-noir, tentu saja Riverdale menghadirkan horor gotik sebagai salah satu coraknya. Dan plot mana yang lebih tepat untuk mendapatkan treatment ini selain Cheryl Blossom dan keluarganya yang hidup di sebuah puri megah, sebagaimana yang disajikan Chapter Five: Heart of Darkness .

Untuk kedua kali keluarga Blossom akan memakamkan Jason, kembaran Cheryl. Kali ini dengan mayat utuh di peti mati. Jelang pengebumian, ketegangan antara Cheryl dan kedua orang tuanya, terutama sang ibu, Penelope, meningkat. Meski dilarang, Cheryl nekad untuk memberi eulogi untuk sang kembaran, lengkap dengan baju putih yang dikenakannya saat insiden menghilangnya Jason terjadi.

Atmosfir kediaman keluarga Blossom, Thornhill, memang suram dan bernuansa horor, lengkap dengan sang nenek menyeramkan segala. Hanya saja, dari sang nenek-lah Betty, yang bertemu saat menyelinap bersama Jughead ke kamar Jason demi kepentingan penyelidikan, mengetahui jika sang kakak, Polly, telah bertunangan dengan Jason. Saat mengkonfrontir ayahnya, Hal Cooper, Betty pun akhirnya mengetahui sejarah panjang dan kelam antara keluarga Cooper dan Blossom.

Sementara itu hubungan Veronica dan Cheryl kian membaik. Apalagi setelah ia meminta Veronica menginap sebelum acara memorial. Simpati Veronica semakin dalam setelah melihat sendiri perlakuan keluarganya yang kasar pada Cheryl. Lantas bagaimana dengan pemuda kita, Archie? Sekali lagi terjebak dalam klise cerita remaja yang bimbang menentukan sikap. Kali ini antara idealismenya bermain musik dan tetap berada di tim football. Terimakasih kepada Oscar Castillo (Raul Castillo, Looking), seorang penulis lagu profesional asal New York yang tengah menyambangi Riverdale, dalam membuat keraguan Archie akan pilihan-pilihannya.

"Oh, it's you! How lovely to see you again."

“Oh, it’s you! How lovely to see you again.”

Di antara barisan sub-plot tadi, Chapter Five: Heart of Darkness  jelas memberi sorotan pada Cheryl serta dinamikanya bersama sang ayah dan ibu. Riverdale dengan sigap mengembangkan aura horor gotik tadi dengan tebal saat adegan menampilkan mereka. Siapa yang mengisi sebagian besar daftar undangan memorial dengan nama-nama yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan anaknya? Tentu saja Penelope Blossom.

Meski begitu, Riverdale tidak menghadirkan para Blossom atau adegan yang menaungi mereka secara karikatural. Saat Penelope nyaris lemas saat mengira Archie sebagai Jason adalah adegan sederhana namun tangkas dalam mengisi esensi humanis secara menyentuh untuk semua sisi gelap Penelope. Bagaimanapun ia adalah seorang ibu yang berduka karena kehilangan anaknya untuk selamanya.

Untuk sementara kasus pembunuhan Jason Blossom belum menemukan titik terang siapa pelakunya, meski Betty kini memiliki conflict of interest saat mengetahui siapa yang mencuri barang bukti dan petunjuk dari kediaman sheriff. Setidaknya fokus pada Cheryl dan keluarganya adalah variasi yang menarik untuk Riverdale. Lagipula, jarang-jarang kita mendapatkan aroma roman gotik ala Charlotte Brontë  dalam sebuah serial remaja. Hence, Riverdale and its weirdness is still a delight to watch.

Chapter Three: Body Double : ★★★★☆

Chapter Five: Heart of Darkness : ★★★★☆

Advertisements