Film Review: Galih & Ratna (2017)

Sebelum Rangga dan Cinta (Ada Apa Dengan Cinta? 2002) yang hingga kini masih dianggap sebagai ikon sepasang kekasih remaja era millennial, sekitar 38 tahun lalu sudah ada Galih dan Ratna (diperankan Rano Karno dan Yessi Gusman), yang sukses mengharu biru kaum muda pada masanya dalam Gita Cinta Dari SMA (1979), buah karya Arizal dan diangkat dari novel populer tulisan Eddy  D. Iskandar. Saking populernya, film pernah diadaptasi menjadi serial televisi juga drama musikal. Kini, di dekade kedua era 2000-an, hadir pula ulang buatnya, Galih & Ratna.

Continue reading

Film Review: Buka’an 8 (2017)

Dengan film demi film yang secara konsisten dirilisnya dalam beberapa tahun terakhir, Angga Dwimas Sasongko  dengan pasti telah meletakkan namanya di peta perfilman Indonesia sebagai salah satu sutradara terkemuka masa kini. Kuantitas bukan parameternya, melainkan upayanya untuk menghadirkan film-film yang relatif berbeda dari  film Indonesia kebanyakan. Jaminan kualitas kata orang. Kini hadir film terbarunya, sebuah drama-komedi berjudul Buka’an 8.

Continue reading

(Interview) 7 Pertanyaan untuk Mouly Surya tentang Don’t Talk Love

Mouly SuryaSetelah menyaksikan What They Don’t Talk About When They Talk About Love, timbul beberapa pertanyaan yang rasanya kemudian berubah menjadi uneg-uneg. Beruntung sang sutradara, Mouly Surya, berkenan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sepele ini di tengah aktifitasnya yang padat. Terima kasih banyak, mbak Mol. 🙂 Bagi yang sudah atau berniat menonton filmnya, mungkin wawancara sederhana ini bisa sedikit membantu.

Continue reading

Behind The Scenes: What They Don’t Talk About When They Talk About Love

Menyaksikan pembuatan di balik layar memang selalu mengasyikkan. Selain kita bisa mengetahui proses pembuatan film secara singkat, kita terkadang bisa menemukan hal-hal baru yang mungkin tidak ketahui atau sadari saat menyaksikan filmnya. Cinesurya telah berbaik hati mempublish behind the scenes (BTS)  dari film terbaru Mouly Surya, What They Don’t Talk About When They Talk About Love, di akun YouTube mereka.

Ada yang berbeda dari BTS kali ini. Kita tidak hanya melongok proses pembuatan filmnya saja, namun dalam dokumenter sepanjang 26:15 menit ini kita juga akan menilik kisah sepasang remaja tuna netra bernama Sumiati dan Ridho yang juga terlibat di dalam filmnya. Dikemas dengan baik, BTS ini pun tak kalah menariknya dari filmnya sendiri.

Setelah menyaksikan BTS ini, mungkin akan memberi perspektif baru terhadap filmnya. Selamat menyaksikan.

Ada Apa Dengan Cinta? Dan Kenangan 10 Tahun Yang Lalu

Jika sepuluh tahun yang lalu jaringan sosial media bernama Twitter sudah eksis, mungkin  linimasa saya akan dipenuhi dengan berbagai komentar tak berkesudahan tentang film Indonesia terbaru yang berjudul Ada Apa Dengan Cinta? (AADC?). Namun, pada saat itu tidak perlu Twitter untuk mengabarkan dengan cepat betapa bagusnya film ini dan keharusan untuk menontonnya di bioskop. Layaknya wabah virus yang menyerang dengan kecepatan tinggi di film-film bertema zombie, kabar tersebut menyebar dengan cepat dan tidak heran gerombolan orang pun berbondong-bondong memenuhi bioskop.

Continue reading