Ryan Murphy Present: ‘Feud’ AKA Bette Versus Joan

Ryan Murphy seolah tak kehabisan ide untuk serial antologinya. Selepas kesuksesan American Horror Story  dan American Crime Story, kini ia siap hadir dengan serial antologi baru, Feud. Idenya adalah mengangkat kisah perseteruan terkenal yang pernah ada. Untuk musim pertama adalah tentang dua aktris legendaris, Bette Davis dan Joan Crawford. Lebih tepatnya lagi mengungkap kisah di balik layar film klasik, What Ever Happened to Baby Jane? (1962).

Continue reading

Riverdale, Dimana Dawson’s Creek Bertemu Dengan Twin Peaks

Selamat datang di Riverdale, sebuah serial remaja baru dari The CW yang tayang perdana pada tanggal 26 Januari yang lalu. Apakah Riverdale bisa menjadi salah satu serial remaja yang ikonik di era 2010-an ini?

Selama lebih dua dari dekade ini, setiap generasi memiliki serial remaja ikonik mereka. Sebutlah Beverly Hills, 902010, Party of Five, Buffy the Vampire Slayer dan Dawson’s Creek di era 90-an. Berlanjut ke dekade 2000-an kita memiliki GleeThe O.C., One Three Hill, Veronica Mars, Gilmore Girls hingga Gossip Girl. Bagaimana dengan era 2010-an?

Continue reading

American Horror Story: My Roanoke Nightmare – Chapter 1

ahs-my-roanoke-nightmare

Setelah semua teaser misterius yang sama sekali tidak memberi petunjuk tentang apa dan bagaimana American Horror Story (AHS) musim ke-enam, akhirnya saat serial melakukan season premierenya Rabu kemarin, terjawablah sudah beberapa pertanyaan. Hanya beberapa memang, karena menilik episode perdana AHS yang diberi sub-judul My Roanoke Nightmare (MRN) ini, masih ada beberapa hal menggantung dan mungkin akan dielaborasi lebih lanjut di episode selanjutnya.

Continue reading

Elementary’s A View With A Room

Joan: “I’m just saying, you’re worrying about the breakup when you haven’t even gone out on a date.”

Sherlock: “There’s not going to be a date.”

Joan: “Why not?”

Sherlock: “Because she’s more sensitive than the average woman. She’s easier to hurt and confuse.”

Joan: “So, don’t hurt her. Don’t confuse her.”

Sherlock: “ I confuse anyone.”

Joan: “So, by not asking Fiona out, you are protecting her from you? That is ridiculous. You make it sound like you can’t be in a relationship, when you were, with Irene.”

Sherlock: “Oh, you mean Moriarty?”

Joan: “Whatever you want to call her, you loved her. She broke your heart, I get it, but just because she did, doesn’t mean that Fiona will too.”

Continue reading

Recap: Girls S03E09 – Flo

Girls S03E09 - Flo

Dengan meminjam aspek tematis dari August: Osage County dan Tokyo Story, Flo merupakan salah satu episode terbaik musim ini. Dan kali ini kita berkesempatan untuk melongok keluarga luas Hannah (Lena Dunham) saat ia membesuk neneknya dari pihak ibu, Flo (June Squibb, dari Nebraska), yang tengah sakit dan mungkin akan meninggal.

Dari ibunya (Becky Ann Baker), ia memiliki dua bibi (diperankan dengan enerjik oleh Amy Morton dan Deirdre Lovejoy), serta sepupu, Rebecca (Sarah Steele, Please Give), yang sepertinya punya masalah dengan Hannah.

Sangat menarik melihat dinamika keluarga ini. Melodramatis, tapi tetap terasa lekat dan gampang direlasikan karena dipaparkan dengan sangat membumi. Beberapa isu domestik klasik dibahas, termasuk apakah Hannah akan menikah dengan Adam (Adam Driver).

Richard Shepard (Dom Hemingway, The Matador), sang sutradara, harus mendapat pujian karena berhasil menyeimbangkan momen-momen penuh emosi verbal yang eksplosif dengan serangkaian situasi sunyi penuh makna.

Overall, watching Flo is like having craziness and heartwarmingness in a same sentence. And it’s a compliment.

Memorable quote:
Rebecca, “Writers are just this ridiculous class of people who make everything about themselves and they tend to have really strange, bizarre eating habits.”

Everyday Is Like Sunday, Girls/Looking Recap

Last Sunday feels like Christmas to me. Dua serial favorit, yang hadir back-to-back, Girls dan Looking (keduanya dari HBO) mempersembahkan episode terbaik mereka untuk musim ini. At least for now. Yang uniknya, entah sengaja atau tidak, kedunya memakai konsep film pendek, jadi bisa dikatakan secara struktur cerita tidak mengikuti format serial pada umumnya. And here goes my two cent:

GIRLS: S03E07 – Beach House

Girls: Beach House
Konsep film pendek sebenarnya bukan hal yang aneh bagi Girls, karena musim lalu serial ini punya episode One Man’s Trash yang menampilkan bintang tamu Patrick Wilson.

Dalam Beach House, kita akan seperti menyaksikan sebuah mini film tentang empat sahabat yang menghabiskan akhir pekan mereka di sebuah rumah pantai. Ide Marnie (Allison Williams), mengundang sahabat-sahabatnya, Hannah (Lena Dunham), Jessa (Jemima Kirke) dan Shoshanna (Zosia Mamet) ternyata berkembang dari sekedar agenda kumpul bareng saat kenyataan membuat mereka melemparkan “uneg-uneg” yang selama ini mereka pendam.

Ditulis oleh Judd Apatow, Lena Dunham dan Jenni Konner dan disutradarai oleh Jesse Peretz, Beach House masih menampilkan antusiasme ala Girls dibalik segala kejenakaanya. Namun, proses rekonsialisasi yang berlangsung getir pun sulit dihindari, meski diakhiri dengan momen sunyi yang indah. Dan oh, kembalinya Elijah (Andrew Rannells) juga membuat episode ini terasa lebih “meriah”.

Memorable quotes:
Marnie, “We’re so disconnected now, I thought this would be a nice opportunity for us to have fun together and prove to everyone via Instagram that we can still have fun as a group.”

Shoshanna, “And sometimes I wonder if my social anxiety is holding me back from meeting the people who are right for me, instead of a bunch of whiny nothings for friends

LOOKING: S01E5 – Looking for the Future

Looking for the Future

Episode ini menandakan kembalinya Andrew Haigh duduk di bangku sutradara sekaligus penulis naskah. Dan tidak heran jika Looking for the Future kemudian mengingatkan akan Weekend karena kali ini serial memfokuskan pada perkembangan hubungan antara Patrick (Jonathan Groff) dengan Richie (Raúl Castillo).

Setelah dibuka dengan adegan the morning after yang manis, Patrick dan Richie kemudian memutuskan untuk menghabiskan hari mereka dengan mengunjungi beberapa tempat di San Fransisco dan membicarakan apa saja, tentang masa lalu, masa kini dan masa depan.

Setelah beberapa episode, akhirnya kita bisa mulai mengidentifikasi siapa Patrick sebenarnya, si Carrie Bradshaw atau Hannah Horvath versi gay ini. Dan betapa mereka memiliki banyak kesamaan memang agak mencurigakan, haha.

Sebagaimana Weekend, Looking for the Future pun mengemaskan kisah sederhananya dengan begitu memikat. Momen-momen trivial antara Patrick dan Richie ternyata berhasil membangun emosi yang lebih lekat, tidak hanya antara keduanya, akan tetapi juga kita sebagai penonton.

Episode ini ditutup dengan melantunnya Everyday Is Like Sunday milik Morrissey. Setelah menyaksikan Looking (dan Girls) Senin ini, I think I could handle if everyday is like Sunday.

Dan oh ya, episode minggu depan akan disutradarai oleh Joe Swanberg. That would be very interesting!

Memorable quotes:
Patrick, “(referring to bottoming) I’m not sure I like it. It feels kind of weird.”

Patrick, “(referring to his mother) She likes everything to be normal. Even if I were getting married to a guy, it would still make me just like everybody else.”

MTV’s Teen Wolf Season 2: A Quick Preview

Teen Wolf adalah serial drama-horor yang ditayangkan oleh  MTV dan dikembangkan oleh Jeff Davies berdasarkan film cult era 80-an yang dibintangi oleh Michael J. Fox (Back to Future). Meski begitu serial ini sama sekali bukan remake dari film tersebut, tapi bisalah disebutkan hanya terinspirasi belaka. Teen Wolf adalah sebuah sleeper hit dan meski tidak sesukses The Vampire Diaries misalnya namun telah mengumpulkan banyak penggemar yang cukup setia, semenjak ditayangkan pada tanggal 5 Juni hingga 15 Agustus 2011. Serial ini memang hadir dalam 12 episode saja, sehingga terasa lebih padat dan ringkas. Pada tanggal 3 Juni 2012, Teen Wolf akan melakukan premier musim keduanya. Dan menilik trailer yang sudah dirilis, tampaknya serial semakin seru saja.

Tulisan berikut mungkin akan mengandung spoiler bagi yang belum menyaksikan musim pertama.

Continue reading

Touch (2012) or The Return of Kiefer Sutherland

Selama satu dekade terakhir, nama Kiefer Sutherland rasanya tidak bisa lepas dari karakter agen CTU, Jack Bauer ,  yang diperankannya dalam 192 episode di delapan musim penayangan serial aksi, 24. Oleh karenanya, saat Sutherland memutuskan untuk membintangi serial baru, bayang-bayang Bauer mau tidak mau mengikuti. Pertanyaan-pertanyaan semacam, “apakah dia akan kembali menjadi seorang agen tangguh?” atau “apakah serial barunya juga akan seseru 24?” pun menjadi sulit untuk dihindarkan. Jelang hampir dua tahun setelah musim terakhir 24, Sutherland akhirnya kembali ke serial televisi. Kali ini ia akan menjadi sentra utama dalam sebuah drama-supernatural berjudul Touch, kreasi Tim Kring (Heroes).

Continue reading

Ringer (2011): Early Recap

Ringer adalah salah satu serial televisi Amerika yang ditayangkan perdana pada musim gugur ini. Tepatnya pada tanggal 13 September 2011, episode pilot pun ditayangkan oleh stasiun televisi CW. Yang menarik perhatian saya untuk menyimak serial ini adalah kembalinya Sarah Michelle Gellar ke layar kaca. Pada dekade 90-an, remaja mana yang tidak mengenal Sarah sebagai Buffy dalam serial populer Buffy, The Vampire Slayer (1996-2003). Setelah kesuksesan Buffy, Sarah Michelle Gellar memang lebih banyak berkecimpung di layar lebar dan tidak membintangi satu serial televisi pun, dengan pengecualian mengisi vokal di beberapa serial animasi seperti The Simpsons atau Robot Chicken.

Continue reading

The Secret Circle (2011): Early Recap

Di industri pertelevisian Amerika, musim gugur adalah salah satu periode dimana banyak serial baru bermunculan dan berharap untuk mendapatkan perhatian dari calon penonton. Dan tahun 2011 ini juga bukan pengecualian. Dari sekian banyak serial baru, ada beberapa judul yang coba saya simak dan syukurlah pilihan saya tidak salah, karena sebagian besar serial tersebut menarik untuk terus diikuti. Salah satu serial yang kini menjadi agenda rutin minggun saya untuk ditonton adalah The Secret Circle.

Continue reading