Album Review: Various Artists – Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack) (2018)

Love, Simon adalah sebuah film remaja yang diangkat dari buku laris “Simon vs. the Homo Sapiens Agenda” karangan Becky Albertalli. Dan film lantas disambut gembira, karena ia bukanlah film remaja biasa, karena untuk pertama kalinya, sebuah film remaja yang dirilis studio besar (20th Century Fox) mengangkat cerita remaja dari kalangan LGBTQ sebagai tokoh utama. Film disebut-sebut sebagai pembuka jalan untuk film-film sejenis untuk pasar mainstream. Tapi kita tentunya tidak akan membicarakan filmnya, melainkan album soundtracknya.
Continue reading “Album Review: Various Artists – Love, Simon (Original Motion Picture Soundtrack) (2018)”

Album Review: Rich Brian – Amen (2018)

Sungguh sebuah perjalanan yang luar biasa untuk remaja asal Jakarta, Indonesia, Brian Imanuel. Bermula dengan moniker kontroversial, Rich Chigga, dan lagu faux-hip-hop viral, ‘Dat $tick’ (2016), yang bahkan sukses menyabet sertifikasi Gold RIAA. Kini, di usia 18, ia melepas moniker tadi dan memilih “nama panggung” lebih serius, Rich Brian, dan menghadirkan album debutnya, “Amen“.

Continue reading “Album Review: Rich Brian – Amen (2018)”

Album Review: Taylor Swift – Reputation (2017)

“I’m sorry, the old Taylor can’t come to the phone right now. Why? Oh, ’cause she’s dead!” monolog Taylor Swift dalam hit single-nya ‘Look What You Made Me Do’. Lagu yang dikerjakan Swift bersama Jack Antonoff tersebut memang terdengar lebih “berapi-api” dan fierce, dengan pop yang diusung terdengar urban dan industrial dibandingkan pop yang ditawarkan Taylor di album sebelumnya, mega-hit “1989” (2014). Tapi, benarkah Taylor yang lama sudah benar-benar mati?

Continue reading “Album Review: Taylor Swift – Reputation (2017)”

Album Review: Sam Smith – The Thrill of It All

Banyak yang terjadi setelah Sam Smith merilis album debutnya, “In the Lonely Hour” (2014). Album sukses besar, Sam menjadi peraih Grammy, Golden Globe dan Oscar. Ia bahkan tercatat salah satu Guinness World Records. Tapi mungkin yang paling utama adalah saat ia memutuskan untuk vakum dari dunia musik guna fokus pada kehidupan pribadinya (kabarnya sebuah putus cinta yang menyakitkan menjadi pencetus). Tidak heran muncul pertanyaan, apakah Sam akan merilis album keduanya?

Ternyata ia memang merilis album sophomore-nya, yang bertajuk “The Thrill Of It All“. Muncul pertanyaan berikutnya, apakah secara kualitas album lebih baik pendahulunya? Jawaban singkat, ya. Sangat!

Continue reading “Album Review: Sam Smith – The Thrill of It All”

Album Review: Various Artists – Beauty and the Beast: Original Motion Picture Soundtrack (2017)

T
ale as old as time, tapi “Beauty and the Beast” akan selalu di hati. Terutama film animasi Disney yang dirilis di tahun 1991 lalu. Kini, 16 tahun kemudian, film animasi tersebut di”hidupkan” kembali dalam sebuah film live-action, di mana jebolan Harry Potter, Emma Watson, berperan sebagai Beauty, alias Belle, dan aktor serial “Downton Abbey” dan “Legion”, Dan Stevens, didapuk sebagai sang Beast. Sebagaimana film animasinya, maka adaptasi live-action ini pun digubah dalam sebuah film musikal. Lengkap dengan lagu-lagu dari film animasinya, “Beauty and the Beast” dilengkapi dengan barisan lagu baru pula, yang bisa disimak dalam “Beauty and the Beast: Original Motion Picture Soundtrack“.

Continue reading “Album Review: Various Artists – Beauty and the Beast: Original Motion Picture Soundtrack (2017)”

Album Review: Ed Sheeran – Divide (2017)

Saat ini siapa penikmat musik pop yang tak mengenal Ed Sheeran. Penyanyi asal Suffolk, Inggris, 26 tahun lalu ini telah menuai kesuksesan berkat dua albumnya, “+” (2011) dan “×” (2014). Kini, setelah sempat memvakumkan diri selama beberapa tahun dengan niat untuk menjalani kehidupan yang lebih “normal”, Sheeran kembali dengan album ketiganya, yang masih meminjam istilah perhitungan sebagai judul, “÷” atau “Devide”.

Continue reading “Album Review: Ed Sheeran – Divide (2017)”

Album Review: Taylor Swift – 1989 (2014)

Taylor Swift akhirnya memutuskan untuk terjun 100% dalam skena Pop dalam album terbarunya, album kelima tepatnya, “1989“. Sebenarnya pop bukanlah hal yang aneh bagi Swift. Di album-album sebelumnya Pop kental mewarnai lagu-lagunya, meski tentunya Swift lebih dikenal sebagai biduan Country. Hanya saja, semakin karirnya maju ke depan, warna Country pun semakin luntur pula. Ditunjukkan oleh geliat di album “Red” (2012) dan pada akhirnya tanggal secara utuh dalam 1989.

Continue reading “Album Review: Taylor Swift – 1989 (2014)”