Film Review: Loving Vincent (2017)

Bahkan orang awam dan bukan pecinta lukisan sekalipun mungkin tahu siapa itu Vincent van Gogh; sosok terkenal dan berpengaruh di seni rupa berkat karya-karya cat minyak indah beraliran pasca-impresionis miliknya. Tentunya setelah pria asal Belanda ini meninggal pada tanggal 29 Juli 1989 di usia 37 tahun, barulah ia mencapai status tersebut. Karena sebagaimana klise “tortured artist”, Vincent awalnya dianggap sebagai seniman gagal. Mengalami gangguan mental dan delusi pula. Lengkap sudah.

Continue reading “Film Review: Loving Vincent (2017)”

Film Review: The Killing of a Sacred Deer (2017)

Film-film Yorgos Lanthimos dikenali karena drama sajiannya kerap mengandung unsur horor juga komedi (gelap) pekat. Demikian halnya dengan The Killing of a Sacred Deer, yang menandakan kali kedua kerja samanya bersama aktor Collin Farrell selepas The Lobster (2015), dan film berbahasa Inggris kedua sutradara asal Yunani ini. Dengan The Killing of a Sacred Deer, Lanthimos menegaskan dirinya sebagai auteur dengan sense of story telling khas yang pastinya sangat layak disaksikan.

Continue reading “Film Review: The Killing of a Sacred Deer (2017)”

Film Review: B&B (2017)

Setahun lalu pasangan kekasih Marc (Tom Bateman, Murder on the Orient Express) dan Fred (Sean Teale, The Gifted) memenangkan kasus melawan pemilik penginapan bed-and-breakfast yang berlaku diskriminatif kepada mereka, Josh (Paul McGann, Alien 3). Kini Marc dan Fred telah menikah dan memutuskan untuk kembali ke penginapan yang sama. Mungkin mereka hanya ingin bernostalgia. Bisa juga ingin memamerkan kemenangan mereka kepada Josh. Terutamanya Marc yang sinikal.

Continue reading “Film Review: B&B (2017)”

Album Review: Sam Smith – The Thrill of It All

Banyak yang terjadi setelah Sam Smith merilis album debutnya, “In the Lonely Hour” (2014). Album sukses besar, Sam menjadi peraih Grammy, Golden Globe dan Oscar. Ia bahkan tercatat salah satu Guinness World Records. Tapi mungkin yang paling utama adalah saat ia memutuskan untuk vakum dari dunia musik guna fokus pada kehidupan pribadinya (kabarnya sebuah putus cinta yang menyakitkan menjadi pencetus). Tidak heran muncul pertanyaan, apakah Sam akan merilis album keduanya?

Ternyata ia memang merilis album sophomore-nya, yang bertajuk “The Thrill Of It All“. Muncul pertanyaan berikutnya, apakah secara kualitas album lebih baik pendahulunya? Jawaban singkat, ya. Sangat!

Continue reading “Album Review: Sam Smith – The Thrill of It All”

Film Review: Dunkirk (2017)

Mungkin Dunkirk adalah salah satu peristiwa historis era Perang Dunia II paling dikenang warga Inggris. Ada 200.000 tentara mereka harus terdampar di tepi pantai di kota utara Prancis tersebut. Nasib pun tak menentu, menunggu kejelasan apakah akan terselamatkan atau tidak. Saat Christopher Nolan mengungkap dirinya akan mengangkat peristiwa Dunkirk untuk film terbarunya, maka bisa jadi banyak orang mengira ia akan mengambil jejak sama hal seperti film-film sejenis. Saving Private Ryan karya Steven Spielberg misalnya.

Continue reading “Film Review: Dunkirk (2017)”

Album Review: Ed Sheeran – Divide (2017)

Saat ini siapa penikmat musik pop yang tak mengenal Ed Sheeran. Penyanyi asal Suffolk, Inggris, 26 tahun lalu ini telah menuai kesuksesan berkat dua albumnya, “+” (2011) dan “×” (2014). Kini, setelah sempat memvakumkan diri selama beberapa tahun dengan niat untuk menjalani kehidupan yang lebih “normal”, Sheeran kembali dengan album ketiganya, yang masih meminjam istilah perhitungan sebagai judul, “÷” atau “Devide”.

Continue reading “Album Review: Ed Sheeran – Divide (2017)”

Film Review: Don’t Knock Twice (2017)

Film horor yang mengisahkan hubungan retak antara ibu dan anak sudah cukup banyak beredar. Dan Don’t Knock Twice mencoba untuk kembali mengangkat tema serupa melalui tangan sutradara Caradog W James. Jika konsisten dan disiplin dengan tema yang dipilihnya, Don’t Knock Twice bisa saja menjadi sebuah horor film yang berkesan. Tapi film terlalu banyak maunya, yang menyebabkan potensinya menjadi tidak tergali optimal dan berakhir menjadi film yang relatif menggelikan.

Continue reading “Film Review: Don’t Knock Twice (2017)”